Yang Usang Rusak, 8 Kran Siap Minum Gres Di Semarang Sudah Dapat Dipakai
Kran air siap minum di Kota Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcomSemarang -Pemerintah Kota Semarang kembali memasang kran air siap minum di tempat umum. Dengan pengalaman kran sebelumnya yang tak terawat dan tidak berfungsi, kali ini akan ada pengamanan semoga tidak lagi ada agresi vandalisme di kran-kran baru.
Ada 8 kran yang difungsikan hari ini ialah 4 di Taman Indonesia Kaya yang dulu dikenal sebagai Taman KB dan 4 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan sebelumnya sudah dimulai kran siap minum pada tahun 2015 di Taman Pandanaran dan depan Sekolah Menengan Atas 1 Semarang serta Taman Srigunting, tapi sekarang sudah tidak berfungsi.
"Kita penemuan itu tidak kalah dengan tempat lain, tapi perawatan agak lemah, ini bab dari pembelajaran kita," kata Wali Kota yang bersahabat disapa Hendi itu di Taman Indonesia Kaya, Rabu (20/2/2019).
Oleh alasannya itu kali ini Pemkot Semarang menggandeng PP Properti dengan CSR-nya untuk membangun kran air siap minum serta perawatannya selama 2 tahun. Sedangkan Pemkot Semarang akan ikut andil dalam kebersihan serta keamanannya.
"Tolong sama-sama kita rawat, pemkot Semarang dari kebersihan dan keamanannya, PP maintenancenya. Bantuan warga untuk merawat juga diharapkan. Kalau ilmunya sudah dapat, kita tambah pakai APBD," pungkasnya.
Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menambahkan untuk kran yang rusak pihaknya berkoordinasi dengan PDAM semoga mengecek lagi sehingga sanggup berfungsi. Sedangkan PP Properti juga akan diminta membantu untuk hal tersebut.
"Kami akan minta PDAM untuk cek lagi, kita minta PP untuk bantuan. Idealnya ya setiap taman ada, minimal taman yang besar," pungkas Hevearita.
Sementara itu Direktur PP Properti Taufik Hidayat menyampaikan pihaknya memperlihatkan CSR kran air siap minum untuk membantu perkembangan Kota Semarang sekaligus berusaha mengurangi sampah plastik.
"Kita ingin semoga masyarakat bangga. Ini juga mengurangi sampah plastik lantaran pengunjung tidak perlu membawa botol minum plastik," kata Taufik.
Sumber detik.com



Belum ada Komentar untuk "Yang Usang Rusak, 8 Kran Siap Minum Gres Di Semarang Sudah Dapat Dipakai"
Posting Komentar