Ratusan Korban Investasi Apartemen Di Surabaya Demo Jaksa

Ratusan Korban Investasi Apartemen di Surabaya Demo JaksaFoto: Deni Prastyo Utomo

Surabaya -Ratusan orang yang tergabung dalam Paguyuban Customer Sipoa menggelar agresi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Mereka meminta kejati untuk mencabut banding yang diajukan oleh tiga terdakwa dari pihak Sipoa.

Ketiga terdakwa yang mengajukan banding yakni Klemens Sukarno Candra, Budi Santoso dan Aris Wibawa. Mereka divonis selama enam bulan oleh Hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Tidak hanya menggelar agresi di depan kantor Kejati yang berada di Jalan Ahmad Yani, mereka juga melaksanakan penyegelan pagar. Akibatnya, kegiatan Jaksa dan pegawai Kejati Jatim menjadi terganggu.

Dalam agresi tersebut, mereka membawa poster bertuliskan 'Tolak Banding'. Sambil berteriak memanggil Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim yang menangani perkara tersebut.

Koordinator Paguyuban Customer Sipoa (CPS) Pieter Yuwono mengaku akan bertahan di depan kantor Kejati supaya tuntutan mereka terpenuhi.

"Kami akan bertahan disini hingga pemintaan kami terlaksana. Ini yakni jawaban ulah Jaksa yang melaksanakan banding itu. Keinginan kami untuk mendapat refund dari Sipoa terancam gagal dan terbengkalai," kata Pieter kepada wartawan, Rabu (20/2/2019).
Pieter juga menjelaskan, proses pengembalian uang atau refund akan segera dilaksanakan. Sebab total uang barang bukti yang disita oleh penyidik sebanyak Rp 1,5 Triliun.

Meski begitu, mereka akan tetap mengelar agresi di Kejati Jatim hingga besok Kamis (21/2) atau hingga tuntutan mereka dipenuhi. "Demonya mulai kemarin hingga besok, hingga tutuntan kami dipenuhi," tandas Pieter.

Awal Februari 2018, ratusan konsumen PT Sipoa Regal Legacy Land menuntut haknya atas pencarian dana refund (pengembalian) terkait pembelian properti Royal Afather World dan Royal Mutiara Residence. Mereka menuntut pihak administrasi segera melaksanakan pengembalian uang yang tiap bulan dibayar dan bahkan ada yang sudah melaksanakan pelunasan.

Sumber detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Ratusan Korban Investasi Apartemen Di Surabaya Demo Jaksa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel