Hari Bumi, Penggagas Lingkungan Pasang Spanduk Kbu Sekarat
Aktivis ligkungan memasang spanduk bertulis KBU Sekarat. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)Bandung Barat -Spanduk raksasa bertuliskan 'KBU Sekarat' terpampang di atas bukit, Kampung Sukasari, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/4/2019). Spanduk kain hitam itu dipasang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jabar dan penggerak serta komunitas penggiat lingkungan yang prihatin dengan masifnya alih fungsi lahan di Kawasan Bandung Utara (KBU).
Di samping spanduk hitam, juga terdapat lukisan tengkorak dengan beberapa kantong uang yang menyembul di dalamnya.
"Dalam menyambut Hari Bumi, 22 April kemudian dan Hari Kesiapsiagaan Bumi ini menjadi momentum bagi kami untuk memberikan keprihatinan," kata Direktur Walhi Jabar Dadan Ramdan di Pagerwangi, Rabu (25/4/2019).
Spanduk ini dipasang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jabar dan penggerak serta komunitas penggiat lingkungan yang prihatin dengan masifnya alih fungsi lahan di Kawasan Bandung Utara (KBU). (Foto: Yudha Maulana/detikcom) |
"Jadi selain banjir bandang yang terjadi di Bandung Selatan, luapan air juga terjadi di wilayah hulu sungai menyerupai Cidurian, Cinambo, Cipamokolan," kata Dadan.
Dadan berharap pemerintah serius menghentikan izin pembangunan sarana komersial yang melanggar, di samping mengaudit lingkungan bagi pengembang properti di KBU.
"Sepuluh tahun pernah kami ajukan, ada Perda Nomor 2 Tahun 2016 soal KBU, tapi sejauh ini hanya di atas kertas. Kami harapkan ada moratorium izin di KBU," tutur Dadan.
Sumber detik.com
Spanduk ini dipasang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jabar dan penggerak serta komunitas penggiat lingkungan yang prihatin dengan masifnya alih fungsi lahan di Kawasan Bandung Utara (KBU). (Foto: Yudha Maulana/detikcom)


Belum ada Komentar untuk "Hari Bumi, Penggagas Lingkungan Pasang Spanduk Kbu Sekarat"
Posting Komentar