Pria Tewas Ketika Dikepung Polisi, Diselidiki Terkait Teror Masjid New Zealand

Pria Tewas Saat Dikepung Polisi, Diselidiki Terkait Teror Masjid New ZealandPolisi New Zealand tengah memeriksa kendaraan yang menjadi lokasi tewasnya seorang laki-laki ketika dikepung (Photo by Sanka VIDANAGAMA/AFP)

Wellington -Kepolisian New Zealand memeriksa ada-tidaknya keterkaitan seorang laki-laki yang tewas dalam pengepungan di Christchurch dengan teror dua masjid. Teror di dua masjid di Christchurch pada 15 Maret lalu, menewaskan 50 orang.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (27/3/2019), Komisioner Kepolisian Nasional New Zealand, Mike Bush, menyatakan Kepolisian Christchurch menemukan sejumlah senjata api dalam penggeledahan di sebuah properti setempat pada Selasa (26/3) tengah malam waktu setempat.

Pada Rabu (27/3) dini hari, polisi menemukan seorang laki-laki berusia 54 tahun yang tengah dicari terkait temuan senjata api di dalam properti tersebut. Pria itu mengunci diri dalam sebuah kendaraan yang dilarang polisi di tengah jalanan. Tapi nama laki-laki itu tidak disebutkan.

Perunding dari kepolisian terus berbicara dengan laki-laki itu dan membujuknya untuk menyerahkan diri. Proses itu berlangsung selama beberapa jam.


Hingga karenanya ketika polisi dapat masuk ke dalam mobil, laki-laki itu ditemukan dalam keadaan luka kritis akhir bacokan benda tajam. Sebilah pisau ditemukan di dalam kendaraan beroda empat yang sama.

Tindakan medis dilakukan terhadap laki-laki itu, namun karenanya beliau tewas di lokasi kejadian. Tidak ada senjata api yang ditemukan di dalam kendaraan beroda empat tersebut.

Bush menyatakan, kepolisian sedang memeriksa dugaan keterkaitan laki-laki itu dengan teror di dua masjid di Christchurch pada 15 Maret.

"Penyelidikan prioritas tinggi sedang berlangsung untuk memilih apakah laki-laki yang tewas ini memperlihatkan bahaya untuk masyarakat. Ini juga termasuk penggeledahan lebih lanjut terhadap sejumlah properti di Christchurch dan interogasi dengan pihak keluarga dan rekan-rekannya," sebut Bush.


"Untuk ketika ini, tidak ada bukti yang memperlihatkan orang ini mempunyai keterlibatan dalam serangan 15 Maret, namun ini membentuk bab penting dalam penyelidikan," imbuhnya.

Seorang laki-laki Australia berjulukan Brenton Tarrant (28) yang menembaki para jemaah Masjid Al Noor dan Masjid Linwood secara brutal, didakwa melaksanakan pembunuhan oleh otoritas New Zealand. Dakwaan yang dijeratkan kepada Tarrant masih mungkin bertambah ketika Tarrant menjalani sidang lanjutan pada 5 April.



Sumber detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Pria Tewas Ketika Dikepung Polisi, Diselidiki Terkait Teror Masjid New Zealand"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel