Kapal Nelayan Karam Di Bahari China Selatan, Vietnam Murka Ke China
Ilustrasi -- Foto pulau buatan China di Laut China Selatan (Reuters/Ritchie B. Tongo)Hanoi -Sebuah kapal nelayan berbendera Vietnam karam sesudah dikejar kapal pengintai laut China di perairan Laut China Selatan yang menjadi sengketa. Pemerintah Vietnam pun murka atas insiden itu dan melayangkan protes kepada pemerintah China.
Diketahui bahwa Vietnam dan China selama bertahun-tahun terlibat pertikaian terkait perairan yang kaya energi dan disebut Laut Timur oleh Vietnam itu
Seperti dilansir Reuters, Jumat (22/3/2019), Kementerian Luar Negeri Vietnam dalam pernyataannya menyebut bahwa insiden ini terjadi ketika kapal nelayan itu tengah berlabuh di erat Pulau Da Loi, formasi Kepulauan Paracel pada 6 Maret lalu.
Kapal nelayan Vietnam itu karam sesudah menabrak karang ketika dikejar kapal China. Lima nelayan yang ada di dalam kapal tersebut, berdasarkan Kementerian Luar Negeri Vietnam, berhasil diselamatkan oleh sebuah kapal nelayan Vietnam lainnya yang berlayar di erat lokasi.
Badan penyelamat Vietnam sebelumnya menyebut kapal China itu sempat menabrak kapal nelayan Vietnam tersebut.
"Kapal China melaksanakan tindakan yang melanggar kedaulatan Vietnam atas kepulauan Hoang Sa, mengancam nyawa-nyawa dan merusak properti dan kepentingan sah dari nelayan-nelayan Vietnam," sebut Kementerian Luar Negeri Vietnam dalam pernyataannya, merujuk pada sebutan versi Vietnam untuk Kepulauan Paracel.
Atas insiden ini, otoritas Vietnam telah melayangkan nota protes kepada Kedutaan Besar China di Hanoi. Vietnam juga menuntut Badan Pengintaian Maritim untuk mencegah insiden serupa kembali terjadi. China juga diminta memperlihatkan kompensasi yang pantas untuk para nelayan Vietnam yang menjadi korban.
Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri China ibarat dikutip media-media China memperlihatkan pernyataan bertolak belakang.
Disebutkan juru bicara tersebut bahwa kapal nelayan Vietnam itu sudah karam ketika kapal China datang di lokasi. Juru bicara tersebut mengklaim bahwa awak kapal China menjadi pihak yang menyelamatkan para nelayan Vietnam tersebut.
Diketahui bahwa China mengklaim 90 persen wilayah perairan Laut China Selatan, di mana China membangun instalasi-instalasi militer dan lainnya di pulau-pulau buatan. Klaim China ini memicu gejolak di tempat tersebut. Selain Vietnam, Laut China Selatan juga menjadi sengketa Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam dan Taiwan.
Tonton juga video 18 Kapal Nelayan di Muara gres Terbakar, Api Masih Berkobar:
Sumber detik.com



Belum ada Komentar untuk "Kapal Nelayan Karam Di Bahari China Selatan, Vietnam Murka Ke China"
Posting Komentar