Pesan Khusus Mantan Menlu As John Kerry Ke Trump: Mundur!
John Kerry (REUTERS/Kevin Lamarque)Davos -Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry punya pesan khusus untuk Presiden Donald Trump. Jika bisa bertemu eksklusif dengan Trump, Kerry menegaskan dirinya akan meminta Trump untuk mengundurkan diri.
Seperti dilansir CNN, Rabu (23/1/2019), pesan khusus itu disampaikan John Kerry dikala menjadi panelis dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Switzerland.
Kerry awalnya ditanya oleh penyiar CNBC, Tania Bryer soal apa yang akan dikatakan kepada Trump kalau Kerry bertemu eksklusif dengan Presiden AS itu.
Ketika ia ditanya kembali soal pesan apa yang akan disampaikan kepada Trump, Kerry pun menjawab dengan satu kata: "Mundur."
Belum ada komentar dari Gedung Putih terkait komentar Kerry ini.
Kerry yang pernah menjadi calon presiden (capres) dari Partai Demokrat pada tahun 2004 lalu, juga mengkritik Trump atas keputusan menarik AS mundur dari Kesepakatan Iklim Paris pada Juni 2017, yang disebutnya sebagai 'keputusan gila'.
"Saya harap akan ada somasi aturan dalam kapasitas yang bisa meminta pertanggungjawaban terhadap orang-orang tertentu, atas keputusan yang asing menyerupai itu, menyerupai yang diambilnya (Trump-red), yang akan memakan korban jiwa," tegasnya.
"Orang-orang akan mati alasannya ialah keputusan Presiden dan efek bernilai miliaran dolar AS akan dirasakan pada sektor properti," imbuhnya.
Lebih lanjut, Kerry menuduh Trump telah berbohong soal konsekuensi yang dirasakan AS sehabis menarik diri dari Kesepakatan Iklim Paris. Saat itu, Trump mengklaim dirinya mengambil keputusan itu biar AS menerima 'perlakuan adil' dan biar pemimpin-pemimpin negara lain tidak lagi 'menertawakan kita'.
"Saya kecewa ketika seorang Presiden Amerika Serikat berbohong, dan itu ialah kebohongan -- tidak ada beban," ucap Kerry yang menjabat Menlu AS semasa periode kedua kepemimpinan Presiden Barack Obama.
Sumber detik.com



Belum ada Komentar untuk "Pesan Khusus Mantan Menlu As John Kerry Ke Trump: Mundur!"
Posting Komentar