Yuk Kunjungi Lighting Show Berbasis Iot Pertama Di Indonesia

Yuk Kunjungi Lighting Show Berbasis IoT Pertama di IndonesiaFoto: dok. Detikcom

Jakarta -

Pameran cahaya atau lighting show berbasis Internet of Things (IoT) pertama di Indonesia hadir di Main Atrium, Senayan City, Jakarta. Bertajuk 'City of Light', Signify selaku penyelenggara menyajikan ruang demonstrasi aplikasi penerangan inovatif dengan mengedepankan teknologi canggih pencahayaan LED yang terkoneksi dengan fitur interaktif untuk sistem pencahayaan berkelanjutan.

Tepat di tengah ruang bazar terdapat menara Gaze of Light setinggi 16 meter yang menampilkan pertunjukan cahaya dengan teknologi pencahayaan berbasis IoT dari Signify SignifyCityofLight . Disertai juga dengan bunyi dan efek pencahayaan yang menarik, menara Gaze of Light #TheMeaningOfLight dan banyak sekali fitur lainnya di City of Light sanggup menghibur Anda dalam merayakan simpulan tahun dan tahun baru. Anda sanggup menyaksikan atraksi cahaya ini pada pukul 12.00, 15.00, 18.00, dan 20.00 WIB.

Kecanggihan pencahayaan dalam kantor di City of Light (Foto: dok. Signify)

"Pameran kami di sini, City of Light memungkinkan kami untuk memperlihatkan bagaimana IoT dan sistem pencahayaan jaringan sanggup mengubah dan meningkatkan cara hidup dan bekerja sehingga hidup kita menjadi lebih cerah di dunia yang lebih baik, lebih aman, lebih pintar, dan lebih produktif," ujar Country Leader of Signify's busines/operation in Indonesia.

Mengususng konsep miniatur kota modern seluas 450 meter persegi, City of Light juga menampilkan beberapa potongan ruangan, menyerupai ruang kantor, monumen kota, area ritel, kamar hotel dan rumah. semua potongan tersebut mencakup Interact City, Interact Office, Interact Industry, Interact Landmark, Interact Hospitality, Interact Sport, dan Interact Retail.

Ketika pengunjung tiba ke potongan kantor berbasis teknologi Interact Office dan Industry, mereka disuguhi suasana kantor yang mempunyai kecanggihan cahaya lumier berteknologi LiFi. LiFi (Light Fidelity) merupakan teknologi nirkabel dua arah berkecepatan tinggi yang serupa dengan WiFi namun memakai gelombang cahaya sebagai pengganti gelombang radio untuk mengirimkan data dengan cara yang sangat aman.

Kecanggihan pencahayaan Philips Hue di Livingroom dalam stan City of Light (Foto: dok. Signify)

Sementara bila pengunjung bergeser ke ruang keluarga, mereka disuguhkan kecanggihan cahaya Philips Hue yang sanggup diatur sesuai harapan Anda dalam satu aplikasi. Bahkan, warna cahaya yang muncul juga sanggup menyesuaikan tayangan pada layar TV. Sehingga terasa mempunyai bioskop sendiri di rumah dengan efek pencahayaan fantastis.

Berlanjut ke stan yang mengatakan Interact Hospitality, ruangan yang didesain menyerupai kamar hotel ini juga menghadirkan kecanggihan IoT. Perangkat lunak Interact Hospitality terintegrasi dengan sistem lain menyerupai pemanasan, ventilasi dan penyejuk udara hingga administrasi properti. Bahkan, ketika semua lampu dimatikan ketika tidur dan Anda terbangun untuk ke kamar mandi tidak perlu meraba-raba tembok untuk mencari saklar. Sebab, dengan sensor yang ada di bawah daerah tidur akan otomatis menampilkan lampu kecil yang menuntun Anda kearah kamar kecil.

Berbagai stan lainnya yang menyediakan kecanggihan bermacam-macam juga sanggup Anda kunjungi pribadi di mal ini. Anda pun sanggup bertanya informasi seputar pencahayaan berbasis IoT. Ingat, bazar #SignifyCityofLight #TheMeaningOfLight berlangsung dari 1 Desember 2018 hingga 13 Januari 2019 di Senayan City, Jakarta. Sebagai informasi, Signify ialah nama perusahaan gres dari Philips Lighting terhitung semenjak 16 Mei 2018. Nama legal dari Signify akan diterapkan di Indonesia pada awal 2019.



Sumber detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Yuk Kunjungi Lighting Show Berbasis Iot Pertama Di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel